Editor : Redaksi

Matalineindonesia.comPenjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, menemui Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Bali, Zhu Xinlong, Kamis (4/5). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Konsulat Jenderal RRT Bali di Denpasar, Bali itu dalam rangka silahturahmi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan Pemerintah RRT untuk Kota Kupang selama ini, sekaligus mengajukan permohonan dukungan untuk berbagai program prioritas Pemerintah Kota Kupang ke depan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Konsul Xiang Yingling dan Konsul Muda Tang Lingyi. Turut mendampingi Penjabat Wali Kota Kupang, Ketua Kadin NTT, Bobby Lianto, Ketua HIPMI Kota Kupang, Yusak Benu, Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan dan Kabid Perairan pada Dinas PUPR Kota Kupang, Micky Natun.

Penjabat Wali Kota Kupang menyampaikan terima kasih kepada KonJen Tiongkok di Bali yang sudah memberikan perhatian kepada masyarakat Kota Kupang. Bulan Desember 2022 lalu, KonJen RRT di Bali telah menyerahkan bantuan berupa 1 unit Aquair AQ 150, yakni mesin yang menggunakan kemajuan teknologi pemurni air yang diambil dari udara menjadi air layak minum. Bantuan diberikan kepada masyarakat di Kelurahan Bakunase II Kota Kupang dan sudah dimanfaatkan dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Penjabat menjelaskan saat ini Pemerintah Kota Kupang sedang berupaya mendorong pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan, terutama di bidang ilmu sains dan penguasaan bahasa asing. Selain bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, Pemkot Kupang juga ingin mendorong anak-anak untuk belajar bahasa Mandarin. Karena menurutnya dalam waktu 5 hingga 10 tahun ke depan Tiongkok akan menguasai ekonomi dunia. Untuk itu anak-anak sebagai generasi muda perlu disiapkan untuk kondisi itu, mulai dengan menguasai bahasa Mandarin sebagai bahasa resmi Tiongkok.

Dia sangat berharap Pemerintah Tiongkok bisa mendukung upaya tersebut dengan mengirim sejumlah tenaga pengajar untuk mengajar bahasa Mandarin di Kota Kupang. Saat ini di Kota Kupang sudah ada laboratorium untuk kursus bahasa Mandarin, yang didirikan oleh warga Kota Kupang keturunan Tionghoa.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.