Editor : Redaksi
|
Reporter : Erick Hello

MATALINEINDONESIA.COM-KPUD Kabupaten TTS telah melakukan pleno dan membangun 12 TPS yang tersebar di 6 Kecamatan untuk melakukan pengumpulan suara ulang (PSU). Hal ini sebagai tindak lanjut atas rekomendasi Bawaslu Kabupaten TTS yang merekomendasi 13 TPS berpotensi melakukan PSU.

“Dari 13 TPS yang direkomendasikan Bawaslu, setelah kami kaji dengan melihat regulasi kami memutuskan 12 TPS untuk dilakukan PSU. Sementara 1 TPS tidak dilakukan PSU dan hasilnya tetap digunakan karena 1 pemilih yang bermasalah sesuai temuan Bawaslu tersebut, kita lihat orangnya memang masuk DPT dan mendapat undangan (C6),” ungkap Ketua KPU Kabupaten TTS, Andhy B. Funu kepada media Senin 19 Februari 2024 di ruang kerja.

12 TPS yang melakukan PSU yaitu TPS 14 dan 17 Desa Kesetnana, TPS 07 Oebesa, TPS 2 kelurahan Soe, TPS 10 Nonohonis, TPS 9 Oekefan, TPS 1 Kiufatu, TPS 3 Kobekamusa, TPS 4 Oenino, TPS 3 Kuanfatu, TPS 2 Basmuti dan TPS 2 Desa Kakan.

Terkait alasan dilakukannya PSU dijelaskan Andhy, berdasarkan pengawasan Bawaslu ditemukan adanya pemilih yang mencoblos menggunakan KK, adanya pemilih yang masuk DPK baik karena berasal dari kabupaten lain maupun Dapil lain tapi menerima 5 surat suara dan adanya petugas KPPS yang salah memasukan berkas ke kotak suara sehingga kotak suara terpaksa seharus dibuka padahal itu secara teknis menyalahi.

“Adanya kelalaian dari petugas KPPS, mungkin ini disebabkan karena animo masyarakat yang sangat tinggi untuk menyampaikan hak suara dan juga kondisi di TPS yang kurang tertib karena masyarakat masuk sampai ke ruang yang seharusnya hanya ada petugas KPPS,” jelasnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.