Mabar,Matalineindonesia.com-Melihat Krisis Air Bersih di Kabupaten Manggarai Barat menggugah tim pengabdian masyarakat (pengmas) dari Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) Universitas Indonesia (UI) untuk memberikan sumbangsih kepada masyarakat setempat, sesuai bidang ilmu para pengabdi.

Tim pengmas SIL UI melaksanakan program kerja mereka melalui pemasangan Instalasi Pemanen Air Hujan (rainwater harvesting) di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Mereka beranggotakan sepuluh orang dengan latar belakang bidang teknik, pengembangan wilayah, kesehatan lingkungan, kebumian, bisnis, dan sosial melakukan perencanaan kegiatan yang diawali dari tahapan studi literatur, perencanaan desain dan skema potensi air hujan, hingga survei lapangan.

Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes. Mengatakan bahwa, Masalah air bersih memang hal yang selalu terjadi di Manggarai barat, meskipun saat ini di area kota labuan bajo air bersih mulai banyak, tapi di desa-desa seperti Warloka, Golomori dan Pulau Rinca Masih Mengalami Krisis Air,”Ungkapnya

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.