Mbay,Matalineindomnesia.com-Ada aktivitas tambang ilegal/liar (illegal mining) di 7 (tujuh) titik di sepanjang Sungai Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT. Bahkan 2 (dua) titik tambang liar di Desa Nggolombay hanya berjarak sekitar 100-500 m dari tanggul bendungan atau berada dalam areal genangan Bendungan Sutami, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo – NTT.

Aktivitas tambang liar tersebut membayakan karena dapat menyebabkan longsornya dinding/tebing sekitar bendungan dan dapat mengakibatkan jebolnya tanggul Bendungan Sutami.

Berdasarkan pantauan Tim Media ini Jumat (15/7/2022), aktivitas tambang liar di sepanjang Sungai Aesesa dilakukan dengan menggunakan sekitar 7 (lima) unit excavator dan belasan unit dump truck. Bahkan para penambang liar ini dengan sangat berani melakukan aktivitas tambang ilegalnya hingga masuk di dalam areal genangan Bendungan Sutami (hingga 500 meter dari tanggul bendungan).

Seperti disaksikan Tim Media ini, dari atas pintu pembagi air Bendungan Sutami, tampak 1 unit excavator berwarna kuning sedang mengeruk pasir di dalam areal genangan yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari tanggul bendungan (titik 1, hanya beberapa meter dari jembatan penyanggah pipa air, red). Excavator yang terlihat di sisi barat bendungan tersebut tampak sibuk mengeruk pasir dan menuangkannya ke dalam bak beberapa unit dump truck.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.