Editor : Redaksi
|
Reporter : TIM

Matalineindonesia.com-Proyek rumah bantuan pasca bencana seroja di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga sarat praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Praktek KKN ini diduga dilakukan oleh para pihak yang terlibat dalam proyek rehab 3.118 unit rumah milik warga, dengan total anggaran hingga 57,5 Miliar Rupiah ini, sehingga diduga kuat menimbulkan kerugian negara.

Praktek KKN yang diduga dilakukan secara berjamaah ini, sekaligus juga menimbulkan kerugian bagi masyarakat penerima manfaat, yang adalah korban bencana seroja di Kabupaten Malaka.

Investigasi tim wartawan menemukan sedikitnya 7 fakta yang mengindikasikan adanya dugaan praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme berjamaah dalam proyek bantuan bencana ini.

1. Dugaan Manipulasi Data Penerima Bantuan

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.