Editor : Redaksi
|
Reporter : TIM

Matalineindonesia.comTim Monitoring Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang membantah pernyataan Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Rumah Bantuan Badai Seroja Kabupaten Malaka, Gabriel Seran tentang Pendampingan Tim Monitoring Undana di proyek bernilai Rp 57,6 Miliar tersebut berdasarkan SK Bupati Malaka.

Tim Monitoring Undana menjelaskan, Undana bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bukan dengan Pemda Malaka. Tim Monitoring bahkan mengancam melaporkan wartawan media terkait pemberitaan tersebut.

Demikian disampaikan Dr. Remigildus selaku Ketua Pelaksana Pendampingan Tim Monitoring Undana Kupang ketika dikonfirmasi wartawan tim media melalui pesan Whatsapp pada Selasa (15/08/2023) terkait pendampingan Tim Monitoring UNDANA di proyek rumah bantuan tersebut.

“Awas, saya ingatkan anda dengan keras, anda bisa saya laporkan terkait berita yang tidak benar alias hoax. UNDANA BEKERJASAMA DENGAN BNPB BUKAN KABUPATEN MALAKA, ANDA KELIRU, SEGERA CABUT PERNYATAAN ANDA YANG NGAWUR DAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TERSEBUT,” tulisnya dengan nada geram menjawab konfirmasi wartawan.

Dr. Remigildus menjelaskan, bahwa Undana ditunjuk oleh BNPB sebagai tim pendamping pembangunan fisik Rumah Bantuan Badai Seroja bukan oleh Bupati Malaka. Tim Monitoring Undana dalam pelaksanaan monitoring menggunakan dana/anggaran dari BNPB, dan bukan dari Bupati Malaka.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.