MATALINEINDONESIA.COM || Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Malaka, Erwin Bani, dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap wacana penghapusan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung.
Menurut Erwin, menghapus pilkada langsung sama saja dengan mencederai nilai-nilai demokrasi yang sejati.
Erwin menegaskan bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan dan tidak boleh diwakili oleh siapa pun, baik individu, kelompok, keluarga, maupun lembaga politik seperti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
“Suara rakyat tidak boleh diwakili oleh orang lain ataupun sekelompok orang, apalagi oleh DPR. Rakyat harus memilih langsung pemimpinnya,” tegas Erwin Kepada Media ini Senin 05/01/2026 Melalui Via Whappsat.
Menurutnya, demokrasi yang sesungguhnya adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Karena itu, keterlibatan langsung masyarakat dalam menentukan kepala daerah merupakan hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
