Editor : Redaksi

Kupang,Matalineindonesia.com-Terkait kematian Almarhum Yahuda Agalakari yang meninggal pada tanggal 31 Desember 2022 di Hotel Sylvia Kupang. Kuasa Hukum minta pihak Manajemen Hotel Sylvia Kupang untuk segera melengkapi dokumen yang di minta oleh pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS NTT).

Demikian desakan Kuasa Hukum Almarhum Yehuda Agalakari, DEDY S. JAHAPAY, S.H bersama JIMMY S. N. DAUD S.H., M.H, kepada pihak Manajemen Hotel Sylvia Kupang pada, Selasa, 21/02/2023.

“Untuk mengurus hak-hak korban, (Almarhum Yehuda Agalakari, red) agar mendapatkan haknya sesuai yang di aturan dalam pasal 43 UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang jaminan sosial, jaminan kematian kepada ahli waris dan undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta kerja.
dari BPJS ketanagakerjaan, maka pihak Manajemen Hotel Sylvia Kupang harusnya memiliki etikat baik. Dan seharusnya dudah melengkapi berkas BPJS Almarhum Yehuda Agalakari,” ujar Kuasa Hukum Jimmy.

Menurut Pengacara Jimmy, kematian Yehuda Agalakari ini kan pada saat melaksanakan tugasnya di Hotel Sylvia Kupang. Maka dari itu seharusnya pihak Manejemen Hotel Sylvia harus paham, bukannya diam seperti ini, tegasnya lagi.

“Padahal, Ujar Jimmy, pihak dari Keluarga Almarhum Yehuda, yang diwakilkan oleh saudaranya Yohanis Agalakari, sudah mendatangi pihak Manajemen Hotel Sylvia Kupang, sekitar Delapan kali. Namun, dari pihak Manajemen Hotel Sylvia juga belum punya Etikat baik juga.”

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.