Editor : Redaksi

MATALINEINDONESIA.COM-Lembaga pengkaji peneliti Demokrasi masyarakat NTT, (LSM LPPDM) Meminta Kapolres Manggarai untuk ambil langkah antisipasi guna menutup tambang galian C yang belum mengantongi ijin.

Kepada Media ini dalam Rilis tertulis Marsel Nagus Ahang, SH Mendesak Kapolres Manggarai Agas segera Menutup Tambang yang tidak Mengantongi IUP tentang Izin usaha pertambangan baru berdasarkan undang undang Republik Indonesia 1945, undang-undang No 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batuan, peraturan pemerintah No 77 Tahun 2014, tentang perubahan ketiga atas peraturan pemerintah No 23 tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan pertambangan.

Ketua Aktivis LPPDM mengatakan Kapolres Manggarai perlu memikirkan efeknya serta dampak yang sering terjadi selama ini. Karena Menurut Marsel banyak korban nyawa akibat terjadinya longsor timbunan pasir atau galian C ilegal tersebut pada berapa tahun.

Selain itu, lanjut Marsel Ahang bahwa polres Manggarai Pernah melakukan police line terhadap beberapa tambang galian C di kabupaten Manggarai.

Ahang yang berprofesi sebagai Lawyer/pengacara berharap Kapolres Manggarai segera kembali melakukan polis line atau garis polisi terhadap tambang galian C yang ilegal mengingat bahwa saat ini musim hujan banyak longsor yang terjadi memakan korban jiwa .

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.