Editor : Redaksi
|
Reporter : Yan Bere

MATALINEINDONESIA.COM-Oknum berpenampilan (berbusana) preman yang mengaku sebagai Ketua PPS Desa Alkani di Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur diduga melarang wartawan yang sedang meliput proses pengamanan logistik Pemilu di TPS 02 Desa Alkani.

Peristiwa tak mengenakkan tersebut dialami tim wartawan, Selasa malam (13/02/2024).

Kronologinya, sekira Pukul 22:00, tim wartawan tiba di TPS 02 Desa Alkani, yang berlokasi di Kantor Desa Alkani.

Ketika tim wartawan tiba di lokasi, langsung saling menyapa dan basa-basi dengan 2 anggota Polri, dan 1 orang Linmas yang sedang melaksanakan tugas pengamanan. Tim wartawan juga menyapa beberapa wanita yang sibuk mengemas peralatan makan, yang diduga bagian dari penyelenggara pemilu.

Tak lama berselang, datang pula seorang anggota TNI ke lokasi. Anggota TNI ini mengaku baru kembali dari patroli di TPS lain.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.