Editor : Redaksi
|
Reporter : TIM

Matalineindonesia.com-Indikasi dugaan korupsi pada proyek rumah bantuan pasca bencana seroja di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur tercium juga dalam item belanja jasa konsultasi Perencanaan.

Diketahui, item jasa konsultasi perencanaan pada proyek rumah bantuan bencana seroja di Kabupaten Malaka menggunakan dana pendampingan 2,8 Miliar Rupiah yang digelontorkan dari APBD 2 Kabupaten Malaka, Tahun Anggran 2022.

Untuk jasa konsultasi perencanaan ini sendiri, dialokasikan 400 Juta Rupiah.

Putut Kurdo Nugroho, ST, dikonfirmasi tim wartawan di kantornya di Atokama, Desa Angkaes, Senin (07/08/2023) membenarkan, dirinya ditunjuk PPK, Gabriel Seran menjadi konsultan perencana pada proyek ini, dengan nilai kontrak Rp. 400.000.000 (Empat Ratus Juta Rupiah).

Putut mengaku, dirinya ditunjuk sebagai Konsultan Perencana, dan kemudian sebagai Konsultan Pengawas melalui mekanisme penunjukkan langsung. Padahal, untuk anggaran sebesar itu seharusnya melalui mekanisme lelang (tender).

“Penunjukkan langsung. Ada Aturan yang membolehkan untuk dana siap pakai,” kata Putut sambil menyebut Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.