Kupang,Matalineindonesia.com-Setelah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding ( MoU ) percepatan penurunan stunting di daerah masing-masing, Wakil Bupati Malaka, Louse Lucky Taolin, S.Sos minta seluruh kepala Desa di Malaka Anggarkan Dana Desa 10 persen untuk penanganan stunting.

“Setiap Kepala desa harus mengalokasikan dana desa sebesar 10 persen untuk penanganan stunting di masing – masing Desa,”jelas Kim Taolin usai mengikuti kegiatan rekonsiliasi stunting tingkat Provinsi NTT Hotel Asthon Kupang pada Kamis 4 Agustus 2022

Ia mengaku rilis terakhir hasil penanganan stunting per Februari 2022 berada pada angka 18,9 % dari angka 21,5 % di tahun 2021. Artinya bahwa selama ini Malaka ada perkembangan dalam percepatan penanganan stunting

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.