Editor : Redaksi
|
Reporter : TIM

Kupang,Matalineindonesia.com-Hakim ancam bakal beri sanksi terhadap Para Pemegang Saham Bank NTT, jika pemegang saham bank NTT tidak hadir lagi dalam lanjutan Sidang Gugatan mantan Dirut Bank NTT, Izhak Eduard Rihi. Pasalnya, gugatan tersebut telah memasuki tahapan mediasi dan sesuai dengan amanat Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016, baik penggugat maupun tergugat tanpa diwakili wajib hadir tanpa diwakili.

Demikian disampaikan Sisira Neno Hai Feto, Hakim Mediator perkara saat memimpin proses pra mediasi pada Kamis (23/02/2023).

“Para prinsipal harus hadir dalam proses mediasi ini. Apabila tidak hadir, akan diberi sanksi yang diatur dalam PERMA (Peraturan Mahkamah Agung, red). Kehadiran para prinsipal akan menunjukan itikad baik mereka dalam proses perkara ini,” tegas hakim Sisira.

Menanggapi penegasan Hakim Sisera, mantan Dirut Bank NTT, Izhak Rihi yang ditemui Tim media seusai sidang mengatakan, bahwa para pemegang saham Bank NTT harus menunjukkan itikad baik dengan menghadiri sidang gugatan tersebut. Jangan beralasan sibuk.

“Kalau harus hadir prinsipalnya, maka wajib harus hadir. Kalau ada itikad baik. Kalau alasan sibuk, semua orang juga sibuk. Saya liat tidak ada itikad baik dari tergugat untuk menuntaskan kasus ini,” tegasnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.