Editor : Redaksi
|
Reporter : Erick Hello

MATALINEINDONESIA.COM-Pengadilan Negeri Kupang Terhadap Perkara Pengelolaan Dana BOS SMA N Kuanfatu Tahun 2016-2019 Pada hari Rabu, 21 Februari 2024 pukul 10.20 WITA bertempat di ruangan Seksi Tindak Pidana Khusus Kantor Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan.

Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Kupang Terhadap Perkara Pengelolaan Dana BOS SMA N 1 Kuanfatu Tahun 2016-2019 berupa penyetoran barang bukti uang.

Semuel Otniel Sine, S.H, M.H. selaku Jaksa Eksekutor telah melakukan penyetoran barang bukti berupa uang ke kas daerah pemerintah Prov. NTT melalui Bank NTT Cabang Soe dengan nomor rekening: 001.01.02.001018-7 sebesar Rp. 306.383.500,- (tiga ratus enam juta tiga ratus delapan puluh tiga ribu lima ratus rupiah).

Adapun pelaksanaan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang Terhadap Perkara Pengelolaan Dana BOS SMA N 1 Kuanfatu Tahun 2016-2019 berupa penyetoran barang bukti uang berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan Nomor: Print-64/N.3.11/Fu/02/2024 tanggal 15 Februari 2024 Tentang Pelaksanaan Putusan Pengadilan Nomor: 58/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Kpg tanggal 06 Februari 2024 atas nama Terpidana JONAS S.A. TANA, S.Pd. Bahwa berdasarkan amar Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang Nomor: 58/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Kpg tanggal 06 Februari 2024 Terpidana JONAS S.A. TANA, S.Pd, sebagai berikut:

1. Menyatakan Terdakwa JONAS S.A TANA, S.Pd. telah terbukti secara dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi, sebagaimana didakwakan dalam Dakwaan Subsidair Pasal 3 Jo. pasal 18 Undang-Undang Nomor: 31 Tahun 1999 yang diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.