Editor : Redaksi
|
Reporter : TIM

Matakineindonesia.com-Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Kupang, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto memastikan Polresta Kupang serius menangani kasus kematian mahasiswa asal Sumba, Alm. Sebastian Bokol. Hal itu terbukti dengan penyelidikan yang terus menerus dilakukan oleh penyidik Polresta Kupang, mulai dari Olah Tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dan informasi di berbagai pihak termasuk ahli serta penggunaan IT sehingga korban yang sebelumnya tidak dikenali karena dalam keadaan terbakar akhirnya dikenali.

Demikian disampaikan Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto dalam rilis tertulis kepada wartawan tim media ini pada Minggu (20/08/2023) menanggapi rencana aksi demonstrasi mahasiswa Cipayung Kota Kupang dan sejumlah organisasi asal Sumba besok (Senin, 21/08/2023).

“Polresta telah serius tangani kasus tersebut. Itu terbukti dengan penyelidikan yang terus menerus dilakukan penyidik Polresta Kupang, mulai dari Olah Tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dan informasi di berbagai pihak termasuk ahli serta penggunaan IT, maka identitas korban yang tadinya tidak dikenali alias gelap gulita karena korban ditemukan dalam keadaan sekujur tubuh terbakar, sama sekali tidak dapat dikenali dan tidak ada identitasnya akhirnya identitas korban dapat terungkap,” tulis Kapolresta, Rishian Krisna mengklarifikasi tudingan Cipayung Kota Kupang.

Kombes Pol Rishian Krisna menjelaskan, bahwa pada Jumat (18/08) lalu mahasiswa Cipayung telah beraudiensi dengan dirinya, dan kepada mahasiswa Cipayung Kota Kupang dirinya sudah menjelaskan bahwa masukan mahasiswa Cipayung saat unjuk rasa sebelumnya sudah ditindaklanjuti.

“Jumat kmrn cipayung sdh beraudensi dgn saya dan sdh sy sampaikan bhwa masukan mereka saat unjuk rasa terdahulu sdh ditindaklanjuti, terkait proses penyidikan juga sudah dijelaskan panjang lebar bhw penyidikan itu perlu pembuktian dgn alat bukti bukan hanya katanya,” tulisnya lagi.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.