Kupang,Matalineindonesia.com– Kepala Desa (Kades) Mio mengkonformasi dengan membeberkan kronologi kejadian kasus pengeroyokan di Desa Mio, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS, NTT. Sabtu, (10/9/2022).

Kades Yermi Tse yang berhasil dikonfirmasi Media ini membeberkan kronologi kejadian,
Pada Hari sabtu malam, pukul 07 : 30 wita, Warga desa mio kabupaten TTS, mengonsumsi Alkohol di suatu tempat sehingga pulang mabok memang (Joni manao) dan ribut-ribut sedangkan salah satu tetangga di tempat itu sedang beribadah, saudara laki-laki dari joni manao sendiri yang menegur bahwa,
“Kaka jangan terlalu baribut te (karena, red) orang ada ibadah sehingga joni tidak terima teguran tersebut,” jelas Kades

Lanjut Kades, Joni bersama yang menegur bersebelahan yang kurang lebih 10 meter sehingga tegur joni namun joni masih bicara banyak sehinga orang yang beribadah terganggu. Setelah ibadah mereka datang termasuk Majelis datang dan menegur bilang kenapa orang ibadat kaka baribut? Joni menjawab Majelis bilang (bahwa, red) masing-masing menanggung iman sendiri terakhir dia terus ribut.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.