Jakarta,Matalineindonesia.com-Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) diminta untuk mengambil alih Kasus Proyek Embung Nifuboke di Kabutapaten Timur Tengah Utara (TTU) karena Kejaksaan Tingggi (Kejati) NTT dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut.

Demikian salah satu point tuntutan Lembaga Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia) yang disampaikan pada Tim Media ini, Jumat (24/2/23).

“Kami dari KOMPAK Indonesia pertama, mendesak KPK RI mengambil alih penanganan kasus Embung Nifuboke, TTU dan kasus-kasus Tipikor yang sedang ditangani Kejati NTT tapi terkesan lamban bahkan dipetieskan, dengan alasan belum adanya hasil audit BPK RI dan/atau BPKP RI,” tegas Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.