Editor : Redaksi
|
Reporter : Erick Hello

Matalineindonesia.comPertandingan futsal antar dusun yang digelar di Desa Hane, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) provinsi NTT menelan korban jiwa.

Marjon Mengga (22), pemuda Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat tewas dianiaya massa. Marjon sempat dilarikan ke RSUD SoE, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan dan akhirnya Marjon meninggal pada Kamis (3/8/2023) di rumah sakit umum daerah soe.

Tidak hanya Marjon, Dion Benu pemuda asal Desa Hane itu sendiri dikabarkan juga dianiaya massa hingga babak belur dan di larikan ke rumah sakit.

Salah seorang panitia JB yang dikonfirmasi Melalui Via telepon pada kamis 3 Agustus, mengatakan paska pertandingan tersebut memang sempat ada perselisihan para pemain namun berhasil dilerai oleh petugas panitia penyelenggara. Menjelang beberapa saat kemudian, datanglah korban yang ingin melintasi jalan, namun karena tim dusun A kalah sehingga para suporter dan beberapa orang pemain melampiaskan emosi mereka kepada korban yang tidak tau menau persoalan yang terjadi.

Ditambahkan paman Marjon Mengga yang diketahui bernama Nabopolasar atau sering disapa Man Bansae menginformasikan tragedi tersebut kepada media ini Kamis malam bahwa Sesuai informasi yang diterimanya penganiayaan diduga terpicu hasil laga final antara Dusun A dan B, Desa Hane yang digelar pada Rabu (2/8/2023)

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.