Editor : Redaksi
|
Reporter : TIM

Matalineindonesia.com–Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan dan Daerah Terluar Billy Mambrasar, ST., M.Sc., MBA dan Founder Lembaga Timor Belajar, Serena Cosgrova Francis memberi kuliah umum dengan materi tentang “Pemuda Nusa Tenggara Timur Bisa Bikin Apa Sa?” di hadapan ratusan mahasiswa/i Politeknik Universitas Pertahanan (UNHAN), dr. Ben Boi Kabupaten Belu, pada Selasa (25/07).

Billy Mambrasar dan Serena Francis mengawali kuliah umum mereka dengan menceriterakan perjalanan karier mereka dari awal sekolah hingga saat ini, baik sebagai Stafsus Presiden maupun sebagai aktivis dunia pendidikan. Sharing Billy dan Serena sebagai motivasi bagi mahasiswa UNHAN yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Serena Francis mulai dengan kisah perjalanan karirnya sebagai aktivis dunia pendidikan. Sebagai Founder Timor Belajar, Serena C.Francis bersama rekan-rekan kuliahnya di Universitas Indonesia membangun Yayasan Timor Belajar, yang hingga saat ini telah banyak memberikan solusi dan rekomendasi bagi pemangku kebijakan bidang pendidikan. Disamping sibuk dengan kegiatannya sebagai aktivis Pendidikan, mantan anggota Paskibraka Nasional ini tengah menyelesaikan studi Strata 2 di University of Birmingham.

Sementara itu, Stasuf Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan dan Daerah Terluar, Billy Mambasar pada kesempatan bicaranya menjelaskan, bahwa kunjungan kerjanya ke UNHAN Kabupaten Belu adalah untuk memastikan aksesibilatas pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk Indonesia Timur. “Politeknik UNHAN adalah bagian dari institusi pendidikan yang mempersiapkan tenaga sumber daya manusia muda sesuai dengan peruntukan sectoral. Dalam hal ini sektor pertahanan,” ujar Billy.

Lanjut Billy, Presiden Jokowi pada periode kedua menekankan ketahanan energi, pangan dan ekonomi. Ketiga hal ini selalu diulang Presiden Jokowi saat Indonesia masih dilanda pandemic Covid-19. Artinya Presiden memiliki harapan sangat besar, termasuk agar UNHAN Belu bukan saja hanya menciptakan ketahanan militer, tapi ketahanan ekonomi, ketahan pangan dan ketahanan ekonomi. “Inilah yang diharapkan bapak Presiden Jokowi,” sebut Billy.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.